Sejarah Twitter yang Wajib Anda Ketahui

Sejarah Twitter, ya media sosial yang satu ini sampai sekarang masih terus digunakan oleh beberapa orang di Indonesia untuk menyampaikan suatu peristiwa ataupun kisah pribadi/curhatan. Kejayaan Twitter sendiri terjadi pada awal-awal tahun 2013. Dimana dikutip dari Wikipedia bahwa setidaknya pengguna Twitter mengirimkan lebih dari 500 juta tweet atau kicauan per harinya. Sehingga Twitter menempati peringkat kedua sebagai media sosial yang paling sering digunakan kala itu.

Sebelum mengenal lebih jauh sejarah Twitter, bahwasannya Twitter sendiri merupakan sebuah layanan media sosial yang memungkinkan penggunanya membuat pesan dengan maksimal karakter yang bisa digunakan hingga 140 karakter, dan lebih dikenal dengan kicauan (tweet).

Sejatinya, Sejarah Twitter berawal dari sebuah acara diskusi yang saat itu diselenggarakan oleh sebuah perusahaan podcast bernama Odeo. Salah satu pencetus Twitter yang kala itu masih merupakan seorang Mahasiswa di Universitas New York bernama Jack Dorsey. Ia mengemukakan idenya mengenai penggunaan pesan singkat untuk melakukan komunikasi dengan ruang lingkup kecil kelompoknya saat itu.

Sosok di balik Sejarah Twitter

sejarah twitterSosok Jack Dorsey, Penemu sekaligus penggagas Twitter, Source : Forbes.com

Dari idenya tersebut, maka dibentuklah suatu proyek untuk pengembangannya dan kode proyeknya itu diberi nama twttr. Kemudian karena terinspirasi  juga dari media sosial “Flickr” nama kode pengembangannya diganti menjadi sebuah angka yang berjumlah 5, yaitu “40404”.  Dan pada tanggal 21 Maret 2006, Dorsey berhasil membuat pesan pertamanya, pesannya yaitu sebagai berikut.

“Just Setting Up my twttr”.

“…Kami memilih kata ‘twitter’, dan itu sempurna. Defenisinya adalah ‘ledakan singkat informasi tidak penting’, dan ‘celotehan burung’. Dan seperti itulah tepatnya produk ini. – Jack Dorsey

Dan tahukan anda bahwa Twitter pertama kali digunakan oleh para karyawan Odeo sebelum diperkenalkan ke hadapan publik pada tanggal 15 Juli 2006 sebagai layanan pesan atau lebih dikenal dengan istilah tweet.

Baca Juga :  Inilah Cara Optimasi Twitter untuk Bisnis Online dijamin Laris

Selain dapat melakukan tweets, pengguna Twitter pun saat itu telah dapat melakukan follow dan juga unfollow. Bahkan pengguna Twitter pun dapat melakukan blokir terhadap pengguna Twitter lainnya.

Perkembangan Pesat Sejarah Twitter

Hingga pada bulan Juli Twitter memperkenalkan fitur “Verifikasi Akun” dimana penggunanya dapat menandai akun Twitter mereka dengan symbol ceklis biru, dimana sebenarnya lebih diperuntukan untuk sosok figur seperti artis ataupun politikus dan figure besar lainnya, sehingga akun-akun Twitter palsu yang menyatakan dirinya merupakan figure besar dapat diatasi dan terkontrol dengan mudah.

Sejarah Twitter

Ada pepatah yang menyebutkan bahwa semakin tinggi sebuah pohon, maka angin pun akan berhembus cepat sesuai dengan tinggi pohonnya. Pepatah itu juga berlaku untuk menggambarkan kepopuleran dan perjalanan Media Sosial Twitter.

Dalam perkembangan Sejarah Twitter, Media sosial Twitter ini pernah dihadapkan dengan masalah-masalah serius dan bersifat kontroversial contohnya seperti masalah terhadap keamanan dan privasi penggunanya, gugatan hokum, dan juga penyensoran kata-kata yang sekiranya tidak pantas untuk diucapkan. Twitter pun memperbolehkan penggunanya untuk mengupload media (baik itu gambar maupun video) porno secara bebas dan tak terkontrol, tidak seperti Facebook yang akan langsung menghapus postingan terkait pornografi.

Twitter juga saat ini digunakan oleh beberapa pihak dengan tujuan berbeda-beda, mulai dari pembelajaran, sarana untuk melakukan protes terhadap suatu kejadian, bahkan dijadikan ajang kampanye politik.

Di samping itu, Indonesia sendiri menempati urutan kedua dengan jumlah pengguna Twitter terbanyak di dunia, ini menjadikan bahwa Indonesia memang selalui merajai media sosial bahkan Amerika pun tidak masuk kedalam top 5 negara dengan pengguna Twitter terbanyak di dunia.

Begitulah mengenai Sejarah Twitter dan juga perkembangannya hingga saat ini. Maka dari itu bijaklah menggunakan Media Sosial, khususnya Twitter.

Bagikan Ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *